Nyeri Dada
Definisi
Perasaan nyeri pada dada akibat suatu rangsangan yang merusak yang disebabkan oleh trauma atau kelainan pada dinding dada, jantung, selaput paru (pleura), sekat rongga badan (diafragma), kerongkongan atau lambung.
Penyebab
* penyakit jantung koroner (penyebab terbanyak dari henti jantung) yang ditandai dengan sakit dada seperti tertusuk, terjerat, terbakar pada daerah dada, leher, rahang; nyeri dapat menjalar sampai lengan; berlangsung > 20 menit; berdebar-debar; keringat dingin; perasaan seperti “mati”
* nyeri otot dada : nyeri tajam sampai tumpul di dinding dada dan diperberat dengan gerakan dada
* gangguan saluran cerna atas : nyeri seperti terbakar, lokasi? berada di serasa di “balik dada”?
* penyakit paru : nyeri tajam dan terlokalisasi di kanan atau kiri dada
* trauma : ada riwayat trauma, benturan atau kecelakaan di daerah dada
Pertolongan
Pengenalan yang penting diantara semua penyebab nyeri dada adalah nyeri dada akibat serangan jantung. Hal ini disebabkan karena seringkali nyeri dada akibat serangan jantung disertai dengan penurunan kesadaran, henti napas serta henti jantung setelah timbulnya nyeri dada.
Bila pasien tidak sadar
* Aktifkan sistem gawat darurat (memanggil pertolongan : orang sekitar, ambulan)
* Langkah breathing
* Langkah CPR
Bila pasien sadar :
* Aktifkan sistem gawat darurat (memanggil pertolongan : orang sekitar, ambulan)
* Amankan korban
* Tanyakan obat dan riwayat penyakit
* Berikan obat korban
* Temani korban sampai pertolongan atau tenaga paramedis datang
Jumat, 26 Juni 2009
Mual dan Muntah
Mual dan Muntah
Mual dan muntah
Definisi
Mual adalah sensasi tidak enak yang biasanya terjadi sebelum keinginan untuk muntah. Sedangkan muntah sendiri adalah pengeluaran isi lambung dengan kuat lewat mulut. Muntah terjadi apabila pusat muntah di susunan saraf pusat terstimulasi.
Penyebab
Penyebab muntah pada bayi:
- kelainan saluran cerna : disertai diare, demam
- infeksi saluran kemih : nyeri saat BAK, demam
- otitis media (infeksi telinga bagian tengah) : nyeri telinga, panas, keluar cairan dari telinga
- asma : batuk, mengi
- gangguan pemberian makan
- intususepsi (usus yang tumpang tindih) : nyeri perut, teraba benjolan di perut (kegawatan bedah)
Penyebab muntah pada anak
- sama seperti diatas
- sindrom muntah berulang : biasa disertai sakit kepala
Penyebab muntah pada dewasa :
- infeksi saluran cerna
- reaksi terhadap keracunan makanan atau obat
- gangguan pergerakan usus
- sumbatan saluran cerna
- gangguan keseimbangan
- trauma kepala
Pengobatan
Rehidrasi, berikan cairan sesuai dengan yang keluar.
Tanda-tanda dehidrasi pada anak
- tanpa dehidrasi: sadar, mau minum normal, kelopak mata normal, air mata banyak, mulut tidak kering, kulit tidak keriput. Urin normal. Berat badan turun>
- dehidrasi ringan-sedang : rewel, gelisah, tampak kehausan dan minum dengan cepat, kelopak mata cekung, air mata berkurang, mulut kering, kulit pucat, urin berkurang, berat badan turun 5-10% dari berat badan sebelumnya. Diberikan rehidrasi dengan CRO 75mg/kgBB/3jam dan penggantian cairan sama seperti dehidrasi ringan.
- dehidrasi berat : lemah, tidak sadar, tidak mau minum, kelopak mata sangat cekung, sangat kering, kulit pucat, berat badan turun>10% dari berat badan sebelumnya. Terapi rehidrasi dengan cairan intravena (infus) untuk itu segera dibawa ke fasilitas kesehatan.
Pada dewasa :
- dehidrasi ringan-sedang : berikan cairan oral (minum) seperti minuman bersoda, jus buah, atau minuman olahraga. Minuman rehidrasi buatan rumah dapat dari 8 ons apel, jeruk atau buah lainnya ditambah ½ sendok teh madu, seujung jari garam, 8 ons air dan ¼ sendok teh baking soda. Cairan rehidrasi berbahan dasar beras dapat dibuat dengan mencampur ½ mangkuk sereal bayi kering dengan 2 cangkir air dan ¼ sendok teh garam. Berikan sesuai dengan jumlah yang keluar.
- Pada dehidrasi berat dimana terdapat gangguan kesadaran, ketidakmampuan untuk minum serta adanya diare dan atau muntah yang terus berlangsung maka dilakukan pemberian cairan melalui intravena (infus ) pada fasilitas kesehatan
Kenali tanda-tanda bahaya terutama pada anak dan orang tua. Seperti lemas, mengantuk, tidak ada respon, tidak mau minum, sulit dibangunkan, kulit keriput. Segera bawa ke fasilitas kesehatan.
Langganan:
Postingan (Atom)