Participate in our linen efficiency programs, or let us know if it’s not necessary to change your bed sheets and towels every day. Berpartisipasilah dalam program efisiensi linen kami, dengan cara menginformasikan pada kami jika anda merasa tidak perlu mengganti seprei dan handuk anda setiap hari. Reduce the amount of water usage for bathing or showering purposes. Kurangi penggunaan air untuk berendam atau mandi. When you leave your room, turn off your AC, lights, TV, other electronic device, and close the drapes. Ketika anda meninggalkan kamar anda, jangan lupa untuk mematikan AC, lampu, peralatan elektronik lainnya dan tutuplah tirai jendela anda. Carry your own laundry or grocery bags to bring back your groceries or dirty laundry. Bawalah sendiri tas atau wadah untuk pakaian kotor dan untuk barang belanjaan anda. Instead of leaving the bathroom lights on all night, it will be very wise to use a bedroom lamp in room to use. Daripada meninggalkan lampu kamar mandi menyala sepanjang malam, akan lebih bijaksana untuk menggunakan lampu tidur di kamar anda. If you don’t read or already read your complimentary newspaper, pass yours to someone else, or leave in the lobby for other guests to read. Apabila anda tidak membaca surat kabar yang telah kami sediakan atau telah selesai membacanya, beri pada orang lain atau tinggalkan di lobi untuk dibaca oleh tamu lain. Use the Iron wisely and don’t leave it overheat. Gunakan setrika listrik dengan panas yang sesuai dengan kebutuhan jenis bahan pakaian. Close the refrigerator door properly and do not put the food with the condition being hot. Tutup rapat dan buka seperlunya pintu lemari es dan jangan masukkan makanan dan minuman yang masih panas ke dalam lemari es.
Sabtu, 05 Juli 2008
Save The Earth
Participate in our linen efficiency programs, or let us know if it’s not necessary to change your bed sheets and towels every day. Berpartisipasilah dalam program efisiensi linen kami, dengan cara menginformasikan pada kami jika anda merasa tidak perlu mengganti seprei dan handuk anda setiap hari. Reduce the amount of water usage for bathing or showering purposes. Kurangi penggunaan air untuk berendam atau mandi. When you leave your room, turn off your AC, lights, TV, other electronic device, and close the drapes. Ketika anda meninggalkan kamar anda, jangan lupa untuk mematikan AC, lampu, peralatan elektronik lainnya dan tutuplah tirai jendela anda. Carry your own laundry or grocery bags to bring back your groceries or dirty laundry. Bawalah sendiri tas atau wadah untuk pakaian kotor dan untuk barang belanjaan anda. Instead of leaving the bathroom lights on all night, it will be very wise to use a bedroom lamp in room to use. Daripada meninggalkan lampu kamar mandi menyala sepanjang malam, akan lebih bijaksana untuk menggunakan lampu tidur di kamar anda. If you don’t read or already read your complimentary newspaper, pass yours to someone else, or leave in the lobby for other guests to read. Apabila anda tidak membaca surat kabar yang telah kami sediakan atau telah selesai membacanya, beri pada orang lain atau tinggalkan di lobi untuk dibaca oleh tamu lain. Use the Iron wisely and don’t leave it overheat. Gunakan setrika listrik dengan panas yang sesuai dengan kebutuhan jenis bahan pakaian. Close the refrigerator door properly and do not put the food with the condition being hot. Tutup rapat dan buka seperlunya pintu lemari es dan jangan masukkan makanan dan minuman yang masih panas ke dalam lemari es.
EMERGENCY SERVICE CENTRE
IN CASE OF A FIRE
... HERE’S WHAT TO DO:
It is extremely unlikely, that you will be involved in a fire while staying with us. The Aston Braga Hotel & Residence
meets strict fire code requirements and has taken every precaution to protect you from being harmed by such
an event. The following, outlines what to do and what precautions to take should there be a fire.
Please take a moment to read this.
FIRST THING
• Locate at least two exits convenient to your room.
• Find the fire alarm and the extinguisher in your area.
• Extinguisher is located in each Maid’s closet area of each room.
• Learn how to shut off your air-conditioner.
• Check the building evacuation plan posted on the back of your room door.
WHEN YOU FIND A FIRE
• Push the nearest fire alarm (located near the “02” Room on each floor).
• Phone the Emergency Service Centre # 777 to report the fire and its location.
• If possible, close doors around the area to prevent the fire from spreading.
• Check the building evacuation plan posted on the back of your room door.
• Do not attempt to fight a large fire. Use fire extinguisher on small fires only.
• If the fire is large, attempt to exit the building making sure that you take your room key/card
with you.
• Keep calm, do not rush and proceed to evacuation point (back road area).
Nomor Penting Keadaan Darurat
| Ambulans | ||
| Ambulans | : | 118 |
Dinas Kebakaran | ||
| Dinas Kebakaran DKI | : | 384-4215 |
| Pemadam Kebakaran | : | 113 |
| Jakarta Pusat | : | 384-1216/344-1494 |
| Jakarta Selatan | : | 769-4519 / 750-0113 |
| Jakarta Utara | : | 493-045 / 491-063 |
| Polisi | ||
| Pengaduan Polisi | : | 110 |
| Polda Metro Jaya | : | 570-9261 |
| Polres Jakarta Pusat | : | 390-9922 |
| Polres Jakarta Selatan | : | 720-6011 |
| Polres Jakarta Utara | : | 491-017 |
Cedera Muskuloskeletal (Terkilir/Keseleo)
Cedera Muskuloskeletal (Terkilir/Keseleo)
Kata ”trauma” sering disalah persepsikan oleh orang awam. Masyarakat sering mendefinisikan trauma sebagai suatu kejadian di masa lalu yang menyebabkan ketidaknyamanan pikiran di saat ini. Namun, bagi kalangan medis, trauma bukan hanya ada di pikiran, tapi juga dapat diakibatkan oleh benturan, zat kimia, api, dll. Seperti halnya memar yang merupakan trauma akibat benda tumpul, luka sayat yang merupakan trauma benda tajam, dll. Salah satu bentuk trauma yang sering kita jumpai sehari-hari adalah sprain, atau dalam bahasa sehari-hari dikenal sebagai keseleo.Per definisi, sprain merupakan teregangnya atau robeknya ligamen (yaitu jaringan ikat yang menghubungkan dua atau lebih tulang dalam sebuah sendi). Sprain dapat disebabkan oleh jatuh, terpelintir, atau tekanan pada tubuh yang menyebabkan tulang pada sendi bergeser sehingga menyebabkan ligamen teregang atau bahkan robek. Biasanya, sprain terjadi pada keadaan seperti saat orang terjatuh dengan bertumpu pada tangan, mendarat dengan bagian luar dari kaki, atau mendatar keras di tanah sehingga menyebabkan lutut terpelintir.
Meskipun sprain dapat muncul baik pada bagian tubuh atas maupun bawah, Namun tempat paling sering terjadinya sprain adalah pada pergelangan kaki. Data menunjukkan terdapat lebih dari 25.000 orang menderita sprain pada pergelangan kakinya tiap harinya.
Gejala yang dapat dirasakan jika seseorang mengalami sprain adalah nyeri, bengkak, memar, tidak stabil, dan hilangnya kemampuan untuk menggerakkan sendi. Meskipun begitu, gejala dan tanda ini dapat sangat bervariasi dalam hal beratnya, tergantung seberapa parahnya sprain yang terjadi. Terkadang orang yang mengalami sprain merasa ada yang robek saat cedera terjadi.
Prinsip utama penatalaksanaan sprain adalah mengurangi pembengkakan dan nyeri yang terjadi. Langkah yang paling tepat sebagai penatalaksanaan tahap awal (24-48 jam) adalah prinsip RICE (rest, ice, compression, elevation), yaitu :
- Rest (istirahat)
Kurangi aktifitas sehari-hari sebisa mungkin. Jangan menaruh beban pada tempat yang cedera selama 48 jam. Dapat digunakan alat bantu seperti crutch (penopang/penyangga tubuh yang terbuat dari kayu atau besi) untuk mengurangi beban pada tempat yang cedera.
- Ice (es)
Letakkan es yang sudah dihancurkan kedalam kantung plastik atau semacamnya. Kemudian letakkan pada tempat yang cedera selama maksimal 2 menit guna menghindari cedera karena dingin.
- Compression (penekanan)
Untuk mengurangi terjadinya pembengkakan lebih lanjut, dapat dilakukan penekanan pada daerah yang cedera. Penekanan dapat dilakukan dengan perban elastik. Balutan dilakukan dengan arah dari daerah yang paling jauh dari jantung ke arah jantung.
- Elevation (peninggian)
Jika memungkinkan, pertahankan agar daerah yang cedera berada lebih tinggi daripada jantung. Sebagai contoh jika daerah pergelangan keki yang terkena, dapat diletakkan bantal atau guling dibawahnya supaya pergelangan kaki lebih tinggi daripada jantung. Tujuan daripada tindakan ini adalah agar pembengkakan yang terjadi dapat dikurangi.
Kita selalu bertanya, pada keadaan yang bagaimana kita perlu menemui dokter? Keadaan-keadaan berikut di bawah ini merupakan indikasi kita untuk membawa diri kita ke dokter :
- Anda menderita rasa sakit yang sangat dan bahkan sendi yang terkena tidak dapat digunakan untuk menahan beban sedikitpun.
- Pada sendi yang terkena terlihat adanya memar selain adanya bengkak
- Sendi yang terkena tidak dapat digerakkan
- Anda tidak dapat berjalan lebih dari 4 langkah tanpa rasa sakit
- Sendi anda terasa bergeser saat akan digerakkan
- Sendi yang terkena terasaa baal
- Anda ragu apakah cedera yang rasa alami itu serius atau tidak
Kegawat Daruratan Gigi
Kegawat Daruratan Gigi
Ada beberapa hal menyangkut kedaruratan gigi yang akan dibahas pada tulisan ini, yaitu:
- Gigi patah
- Gigi tanggal
- Sakit gigi
Gigi Patah
Jika gigi anda patah, maka pertolongan pertama yang dapat diberikan antara lain:
- Kompres area gigi yang patah dengan kain yang sudah dibasahi dengan air dingin. Hal ini berguna untuk mengurangi pembengkakan
- Patahan gigi disimpan, dimasukkan ke dalam wadah yang di dalamnya terdapat susu cair atau bungkus gigi dengan kain basah
- Segera ke dokter gigi
Gigi Tanggal
Pertolongan pertama pada gigi yang tanggal dibedakan menurut usia gigi, apakah termasuk gigi susu atau gigi permanen.
Pada anak-anak kurang dari 7 tahun (gigi susu), jika terjadi patah gigi dapat dilakukan kompres dengan kain yang sudah dibasahi dengan air dingin pada tempat gigi yang tanggal. Jika anak mau, dapat diberikan es batu untuk dikulum di mulut untuk mengurangi pembengkakan.
Pada orang dewasa (gigi permanen), gigi yang tanggal dapat dipasang kembali jika kurang dari 20 menit segera pergi ke dokter gigi. Adapun pertolongan pertamanya antara lain:
- Pegang gigi yang tanggal pada mahkotanya dan bukan pada akarnya
- Jangan bersihkan gigi atau menggosoknya dengan benda apapun
- Bilas gigi dalam air dingin yang mengalir selama 10 detik
- Jika dimungkinkan, masukkan gigi kembali ke mulut ke dalam tempatnya semula, setelah itu gigit kain yang sudah dibasahi dengan air dingin untuk menahan gigi yang tanggal pada posisinya
- Jika hal tersebut tidak bisa dilakukan, maka segera masukkan gigi ke dalam wadah yang berisi susu cair atau simpan dalam mulut.
- Segera ke dokter gigi
Sakit Gigi
Penyebab utama sakit gigi adalah gigi berlubang dan masalah pada gusi. Walaupun, sakit gigi juga bisa disebabkan oleh kelainan lain di luar gigi, seperti kelainan di hidung, telinga bahkan di jantung.
Adapun hal-hal yang bisa dilakukan untuk menangani sakit gigi sebelum anda ke dokter gigi antara lain:
- Untuk mengurangi sakit dapat minum obat pengurang sakit seperti paracetamol atau aspirin. Akan tetapi aspirin tidak boleh diberikan kepada anak-anak karena dapat menimbulkan komplikasi serius.
- Jangan mengkonsumsi makanan atau minuman yang manis, panas atau dingin maupun yang pedas karena bisa mengiritasi gigi dan semakin menimbulkan rasa sakit
- Berkumurlah dengan air garam yang hangat setiap jam
- Pada gigi yang berlubang, sumpallah lubang tersebut dengan kapas yang sudah dibasahi dengan minyak cengkeh
- Segera ke dokter gigi jika sakit berlanjut
Diare
Diare
Definisi
Diare adalah peningkatan jumlah ( tiga kali atau lebih) atau penurunan konsistensi dari tinja (menjadi lunak atau cair) dalam waktu 24 jam. Diare dapat dibagi menjadi akut (kurang dari 14 hari) , persisten (lebih dari 14 hari) dan kronik (lebih dari 1 bulan). Konsistensi tinja yang cair yang menjadi karakteristik diare biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Diare kronik dapat menjadi tanda adanya kelainan yang lebih serius, seperti adanya infflamatory bowel disease. Diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit yang cukup signifikan. Kebanyakan diare akan sembuh sendiri tanpa pengobatan.
Penyebab
Dapat disebabkan oleh:
- virus (paling sering)
- bakteri
- infeksi parasit
- obat-obatan (kafein, alkohol)
- penyakit non-infeksi (irritable bowel syndrome, inflammatory bowel disease)
- laktosa (gula yang terdapat di dalam susu)
- pemanis buatan (sorbitol dan mannitol, pemanis buatan yang terdapat di permen karet atau produk bebas gula lainnya dapat menyebabkan diare pada orang sehat)
Gejala
Gejala yang biasanya menyertai diare, antara lain:
- tinja yang cair atau lunak
- sering buang air besar
- nyeri perut
- demam
- darah di dalam tinja
selain itu, gejala lain seperti mual dan muntah dapat menyertai diare yang disebabkan oleh infeksi. Infeksi bakteri atau parasit biasanya menyebabkan buang air besar yang berdarah dan juga terjadi demam.
Pengobatan
Pastikan ada tidaknya tanda-tanda dehidrasi, cegah perburukan dan bawa ke fasilitas kesehatan :
Tanda-tanda dehidrasi pada anak
- tanpa dehidrasi: sadar, mau minum normal, kelopak mata normal, air mata banyak, mulut tidak kering, kulit tidak keriput. Urin normal. Berat badan turun>
- dehidrasi ringan-sedang : rewel, gelisah, tampak kehausan dan minum dengan cepat, kelopak mata cekung, air mata berkurang, mulut kering, kulit pucat, urin berkurang, berat badan turun 5-10% dari berat badan sebelumnya. Diberikan rehidrasi dengan CRO 75mg/kgBB/3jam dan penggantian cairan sama seperti dehidrasi ringan.
- dehidrasi berat : lemah, tidak sadar, tidak mau minum, kelopak mata sangat cekung, sangat kering, kulit pucat, berat badan turun>10% dari berat badan sebelumnya. Terapi rehidrasi dengan cairan intravena (infus) untuk itu segera dibawa ke fasilitas kesehatan.
Pada dewasa :
- Dehidrasi ringan-sedang : berikan cairan oral (minum) seperti minuman bersoda, jus buah, atau minuman olahraga. Minuman rehidrasi buatan rumah dapat dari 8 ons apel, jeruk atau buah lainnya ditambah ½ sendok teh madu, seujung jari garam, 8 ons air dan ¼ sendok teh baking soda. Cairan rehidrasi berbahan dasar beras dapat dibuat dengan mencampur ½ mangkuk sereal bayi kering dengan 2 cangkir air dan ¼ sendok teh garam. Berikan sesuai dengan jumlah yang keluar.
- Pada dehidrasi berat dimana terdapat gangguan kesadaran, ketidak mampuan untuk minum serta adanya diare dan atau muntah yang terus berlangsung maka dilakukan pemberian cairan melalui intravena (infus ) pada fasilitas kesehatan
Bila sudah dipastikan tidak ada tanda-tanda dehidrasi atau dehidrasi sudah teratasi, dicari penyebab diarenya. Bila penyebabnya adalah virus, diare dapat sembuh sendiri dan yang paling penting adalah istirahat dan minum yang banyak untuk mencegah dehidrasi. Bila penyebabnya adalah bakteri, dapat diberikan antibiotik
Demam
Demam
Definisi
Demam adalah salah satu reaksi tubuh terhadap adanya infeksi. Kisaran suhu normal adalah sekitar 370C (derajat celcius). Jika suhu yang diukur lewat dubur lebih tinggi dari 38,0 derajat celcius, maka dianggap demam. Pada keadaan normal, suhu tubuh cenderung paling tinggi pada pukul 4 sore dan paling rendah pada pukul 4 pagi. Pada bayi di bawah usia 1 tahun, peningkatan suhu yang hanya sedikit saja bisa menandakan adanya infeksi. Pada bayi yang baru dilahirkan, suhu tubuh yang lebih rendah dari normal mungkin juga menunjukkan adanya penyakit yang serius.
Gejala
Tergantung dari apa yang menyebabkan demam, gejala yang sering menyertai demam antara lain:
- Berkeringat
- Menggigil
- Sakit kepala
- Nyeri otot
- Nafsu makan menurun
- Lemas
- Dehidrasi
Demam yang sangat tinggi, lebih dari 39,0 derajat celcius, dapat menyebabkan:
- Halusinasi
- Kejang
Alat yang digunakan untuk mengukur suhu tubuh adalah termometer. Ada beberapa macam termometer tergantung penggunaannya. Termometer yang digunakan untuk mengukur suhu melalui liang telinga berbeda dengan termometer yang digunakan untuk mengukur suhu melalui dubur maupun melalui mulut. Skala yang digunakan juga berbeda-beda. Yang lebih sering digunakan adalah termometer dengan skala digital. Termometer yang menggunakan raksa sudah mulai ditinggalkan karena potensi bahaya yang bisa timbul jika termometer pecah dan raksa mengalir keluar. Amat sangat tidak dianjurkan untuk mengukur suhu tubuh hanya dengan menempelkan telapak tangan atau punggung tangan di dahi atau pipi.
Ada 3 cara untuk mengukur suhu tubuh, yaitu: melalui dubur, mulut dan di bawah ketiak. Yang perlu diingat adalah suhu yang diukur melalui dubur lebih tinggi 0,5 derajat celcius dibandingkan suhu yang diukur melalui mulut. Suhu yang diukur di bawah ketiak lebih rendah 0,5 derajat celcius dibandingkan suhu yang diukur melalui mulut. Cara yang mana saja dapat digunakan sesuai situasi dan kondisi yang mungkin. Yang penting saat berkonsultasi dengan dokter jangan lupa disebutkan bagaimana cara mengukur suhu tubuhnya.
Langkah-langkah untuk mengukur suhu tubuh melalui dubur (untuk bayi):
- beri jeli atau pelumas pada ujung termometer
- baringkan bayi dalam posisi tengkurap
- masukkan ujung termometer ke dalam dubur bayi kurang lebih sedalam 3,5 cm
- diamkan selama 3 menit, bayi tetap dalam posisi tengkurap
- keluarkan termometer dari dubur bayi dan bacalah hasilnya
Langkah-langkah untuk mengukur suhu tubuh melalui mulut:
- letakkan ujung termometer di bawah lidah
- tutup mulut selama 3 menit
- keluarkan termometer dari mulut dan bacalah hasilnya
Langkah-langkah untuk mengukur suhu tubuh di bawah ketiak:
- letakkan termometer di bawah ketiak dengan posisi lengan ke arah bawah
- silangkan lengan di depan dada
- tunggu sekitar 5 menit
- keluarkan dan baca hasilnya
Pengobatan
Jika setelah diukur dengan termometer terbukti demam, maka Anda dapat melakukan beberapa hal, tergantung suhu yang terukur, yaitu:
- Jika suhu tubuh tidak lebih dari 38,9 derajat celcius maka tidak perlu diberikan obat penurun demam
- Jika suhu tubuh melebihi 38,9 derajat celcius, maka dapat digunakan obat penurun demam seperti acetaminofen atau paracetamol, dengan dosis 10-15 mg/kg berat badan/kali
- Jangan berikan aspirin pada anak-anak karena dapat menyebabkan efek samping yang dapat menyebabkan kematian
Yang perlu diperhatikan lagi adalah kebutuhan cairan. Demam meningkatkan kebutuhan akan cairan. Setiap kenaikan suhu tubuh sebesar 1 derajat celcius, maka kebutuhan cairan meningkat sebanyak 12,5%. Oleh karena itu, orang yang demam tidak boleh kekurangan cairan sehingga disarankan untuk banyak minum.
Pada kasus-kasus seperti di bawah ini sangat dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter, yaitu:
- bayi berusia kurang dari 3 bulan dengan suhu dubur sama dengan atau lebih dari 38 derajat celcius
- bayi berusia lebih dari 3 bulan dengan suhu dubur sama dengan atau lebih dari 38,9 derajat celcius
- bayi yang baru dilahirkan dengan suhu dubur kurang dari 38,1 derajat celcius
- anak berusia kurang dari 2 tahun dengan demam lebih dari 1 hari
- anak berusia 2 tahun atau lebih dengan demam lebih dari 3 hari
- orang dewasa dengan suhu dubur lebih dari 39,4 derajat celcius atau demam lebih dari 3 hari
- jika demam disertai gejala-gejala seperti: sakit kepala berat, pembengkakan hebat pada tenggorokan, ruam kulit, mata menjadi sensitif terhadap cahaya terang
- kaku pada leher dan nyeri saat kepala ditundukkan
- gangguan kesadaran
- muntah yang terus menerus
- sulit bernapas atau nyeri dada
- nyeri perut atau nyeri saat buang air kecil
Sabtu, 21 Juni 2008
Alergi
Alergi
Alergi adalah reaksi tubuh yang berlebihan terhadap benda asing tertentu atau yang disebut alergen.Apabila alergen masuk ke dalam tubuh seseorang, melalui berbagai cara, baik terhisap, tertelan, ataupun kontak dengan kulit, maka sistem kekebalan tubuh seseorang yang memiliki alergi akan aktif dan menimbulkan reaksi yang berlebihan. Tidak demikian halnya dengan orang yang tidak memiliki alergi, alergen tersebut tidak memiliki pengaruh yang bermakna.
Pencegahan
- Hindari pemicu seperti makanan atau obat-obatan yang dapat menimbulkan reaksi alergi walaupun obat atau makanan tersebut hanya menyebabkan reaksi ringan
- Bila anda memiliki anak dengan alergi terhadap makanan tertentu, perkenalkan makanan yang baru satu persatu agar bisa diketahui mana yang menyebabkan alergi
-
Bila anda pernah memiliki riwayat reaksi alergi yang serius, bawa obat-obatan darurat (seperti difenhidramin
dan suntikan epinefrin atau obat sengatan lebah) sesuai dengan anjuran dari dokter
Pengobatan
Pengobatan alergi pada dasarnya adalah simtomatik atau sesuai dengan gejala. Prinsip yang paling utama adalah proses penghindaran benda-benda yang diperkirakan merupakan suatu alergen dengan tujuan agar pasien tidak berkontak dengannya. Apabila reaksi alergi yang terjadi mengancam nyawa pasien, seperti terjadi pembengkakan di saluran nafas, maka pasien harus segera dibawa ke rumah sakit untuk penatalaksanaan yang lebih baik.
Penanganan
- Tenangkan dan yakinkan pasien bahwa ia akan baik-baik saja karena kecemasan dapat memperparah keadaan
- Kenali dan identifikasi penyebab alergi. Bila telah diketahui maka segera hindari penderita dari penyebab. Penyebab alergi seperti sengatan lebah ditangani dengan cara mengeluarkan sengat menggunakan pencungkil baik kuku ataupun kartu kredit. Jangan menggunakan pinset atau penjepit lainnya karena dapat menghancurkan sengat dan menyebarkan racun lebih banyak
- Bila penderita mengalami gatal-gatal segera berikan losio kalamin (pelembab yang mengandung kalamin) atau sesuatu yang dingin, hindari memberikan obat-obatan?maksudnya obat2an apa ya?
- Awasi penderita untuk gejala-gejala peningkatan distres
- Panggil bantuan medis. Untuk gejala ringan mungkin hanya membutuhkan pengobatan dokter yang ringan seperti antialergi
Untuk reaksi parah:
- Periksa ABC. Tanda-tanda bahaya untuk pembengkakan jalan nafas adalah suara serak dan berbunyi saat penderita mengambil nafas. Bila penderita mengalami kesulitan bernafas dan sangat lemah atau mengalami penurunan kesadaran, segera panggil bantuan. Bila perlu berikan bantuan nafas
- Tenangkan penderita
- Bila reaksi alergi adalah akibat sengatan lebah, hilangkan sengat dengan mencungkil. Jangan menggunakan penjepit
- Bila penderita memiliki obat alergi segera berikan. Hindari pemberian melalui oral bila penderita mengalami kesulitan bernafas
- Ambil tindakan untuk menghindari terjadinya syok. Baringkan penderita di tempat yang datar, tinggikan kaki penderita sekitar 12 inchi dan selimuti penderita dengan jaket atau kain. Jangan tempatkan penderita dengan posisi seperti ini bila penderita mengalami cedera di bagian kepala, leher, punggung, atau kaki
- Bila penderita mengalami penurunan kesadaran, segera lakukan tindakan penanganan penurunan kesadaran dan hubungi 118
Penyebab alergi
Pada dasarnya sistem kekebalan tubuh merupakan benteng pertahanan terhadap benda asing yang masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit. Bila ada benda yang membahayakan atau yang disebut ‘antigen’ masuk, maka sistem kekebalan tubuh akan bereaksi dengan cara mendatangi antigen tersebut dan menghasilkan antibodi yang terdiri dari imunoglobulin (IgG, IgA, IgM, IgD, IgE). Antibodi ini akan datang ke tempat masuk antigen dan menghancurkannya. Antibodi ini bersifat protektif dan membantu menghancurkan antigen dengan menempel di permukaannya sehingga lebih mudah untuk dihancurkan. Imunoglobulin terdiri dari 5 tipe IgG, IgA, IgM, IgD dan IgE. Imunoglobulin yang dapat menimbulkan reaksi alergi adalah IgE. Pada orang alergi produksi IgE dapat sangat berlebihan
Gambar : Sel Mast
Mekanisme
Bila tubuh terpapar oleh antigen atau alergen, maka reaksi kekebalan tubuh akan segera terbentuk. IgE yang terbentuk akan mendekati antigen dan menempel di permukaannya. Selanjutnya IgE akan mengaktivasi sel yang disebut sel mast. Sel mast ini mengandung zat-zat aktif yang dapat mengiritasi jaringan seperti misalnya histamin. Tubuh akan mengalami reaksi seperti gatal, mata berair, dan bersin - bersin.
Reaksi berbahaya yang dapat disebabkan oleh alergen atau antigen ini adalah pembengkakan jalan napas yang dapat menimbulkan sumbatan jalan nafas.
Mereka yang berisiko
Alergi dapat terjadi baik sejak janin masih berada di dalam kandungan maupun di berbagai macam rentang usia. Pada umumnya alergi timbul di usia kanak-kanak, namun kejadian paling sering terjadi di usia dewasa. (gue ga ngerti maksudnya). Penyebab sensitifnya seseorang terhadap alergen tertentu dan berlebihannya produksi IgE akibat terkena alergen masih belum diketahui penyebabnya. Diperkirakan hubungan yang paling sering adalah faktor keturunan. Alergi dapat diturunkan dari orang tua ke anak. Apabila kedua orang tua tidak memiliki riwayat alergi, maka risiko anak memiliki alergi sebesar 15%. Apabila salah satu dari kedua orang tua anak memiliki alergi, maka risiko meningkat menjadi 30% dan 60% bila alergi dimiliki oleh kedua orang tua.