Jumat, 28 Agustus 2009

Sesak Nafas

Sesak Nafas


Sesak napas (dyspnea)

Definisi :

Perasaan yang dirasakan oleh seseorang mengenai ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas.
Sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung)


Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

  • Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)
  • Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari
  • Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi

Penyebab kegawatdaruratan karena sesak napas dapat berupa :

  • Asma : batuk, mengi
  • Infeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas
  • Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dll)
  • Sakit jantung (disertai nyeri dada)
  • Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), perdarahan

Langkah pertolongan :
Apabila korban sadar :

  • Amankan posisi korban
  • Aktifkan sistem gawat darurat (memanggil pertolongan : orang sekitar, ambulan)
  • Tanyakan obat-obatan dan penyakit yang diderita korban
  • Berikan obat-obatan (apabila korban memiliki penyakit khusus, contoh : sakit jantung) dan temani korban sampai paramedis datang dan untuk mencegah perburukan apabila korban tiba-tiba tidak sadar

Gambar : CPR

Apabila korban tidak sadar :

  • Mengecek respon korban (dengan memanggil atau merangsang nyeri à penekanan pada kuku korban)
  • Aktifkan sistem gawat darurat (memanggil pertolongan : orang sekitar, ambulan)
  • Periksa apakah korban bernapas secara normal atau tidak; (lihat breathing)
  • Periksa denyut nadi korban; (lihat CPR)

Tidak ada komentar:

INFO TERKINI